Bab Keutamaan Malam Lailatul Qadar dan Anjuran Mencarinya serta Menjelaskan Tempat dan Waktu yang Paling Diharapkan untuk Mencarinya
Shahih
wahaddatsana saidu ibnu amriw ibni sahli ibni ishaqa ibni muhammadi ibni alasyatsi ibni qaysin, alkindiyyu waaliyyu ibnu khasyramin qala haddatsana abu dhamraha, haddatsani addhahhaku ibnu utsmana, - waqala abnu khasyramin ani addhahhaki ibni utsmana, - an abi annadhri, mawla umara ibni ubaydi allahi an busri ibni, saidin an abdi allahi ibni unaysin, anna rasula allahi qala " uritu laylaha alqadri tsumma unsituha waarani shubhaha asjudu fi main wathinin ". qala famuthirna laylaha tsalatsin waisyrina fashalla ibina rasulu allahi fansharafa wainna atsara almai waatthini ala jabhatihi waanfihi. qala wakana abdu allahi ibnu unaysin yaqulu tsalatsin waisyrina.
Abdullah bin Unais melaporkan bahwa Rasulullah ﷺ bersabda: "Aku diperlihatkan malam Lailatul Qadar; kemudian aku dilupakan, dan aku melihat bahwa aku sujud di atas air dan tanah liat di pagi malam itu." Dia (perawi) berkata: "Ada hujan pada malam yang kedua puluh tiga dan Rasulullah ﷺ memimpin kami dalam shalat, dan ketika beliau kembali, ada jejak air dan tanah liat di dahinya dan di hidungnya." Dia (perawi) berkata: "Abdullah bin Unais biasa mengatakan bahwa itu adalah malam yang kedua puluh tiga."