Bab Keutamaan Malam Lailatul Qadar dan Anjuran Mencarinya serta Menjelaskan Tempat dan Waktu yang Paling Diharapkan untuk Mencarinya
Shahih
haddatsana qutaybahu ibnu saidin, haddatsana bakrun, - wahuwa abnu mudhara - ani abni alhadi, an muhammadi, ibni ibrahima an abi salamaha ibni abdi arrahmani, an abi saidin alkhudriyyi, - rdh allah nh - qala kana rasulu allahi yujawiru fi alasyri ati fi wasathi assyahri faidza kana min hini tamdhi isyruna laylahan wayastaqbilu ihda waisyrina yarjiu ila maskanihi warajaa man kana yujawiru maahu tsumma innahu aqama fi syahrin jawara fihi tilka allaylaha ati kana yarjiu fiha fakhathaba annasa faamarahum bima syaa allahu tsumma qala " inni kuntu ujawiru hadzihi alasyra tsumma bada li an ujawira hadzihi alasyra alawakhira faman kana atakafa mai falyabit fi mutakafihi waqad raaytu hadzihi allaylaha faunsituha faltamisuha fi alasyri alawakhiri fi kulli witrin waqad raaytuni asjudu fi main wathinin ". qala abu saidin alkhudriyyu muthirna laylaha ihda waisyrina fawakafa almasjidu fi mushalla rasuli allahi fanazhartu ilayhi waqadi ansharafa min shalahi asshubhi wawajhuhu mubtallun thinan wamaan.
Abu Sa'id al-Khudri (Allah be pleased with him) melaporkan bahwa Rasulullah ﷺ menghabiskan waktu dalam ibadah (i'tikaf) pada sepuluh malam di tengah bulan Ramadan, dan ketika dua puluh malam berlalu dan itu adalah malam yang kedua puluh satu, beliau kembali ke tempat tinggalnya dan orang-orang yang bersamanya juga kembali (ke tempat tinggal masing-masing). Beliau menghabiskan satu bulan dalam ibadah. Kemudian beliau berbicara kepada orang-orang pada malam beliau kembali (ke tempat tinggalnya) dan memerintahkan mereka sesuai dengan apa yang Allah inginkan (untuk diperintahkan) dan kemudian berkata: Saya biasa menghabiskan waktu (melakukan i'tikaf) selama sepuluh malam ini. Kemudian saya mulai menghabiskan waktu dalam sepuluh malam terakhir. Dan siapa yang ingin melakukan i'tikaf bersamaku, hendaklah ia menghabiskan malam di tempat i'tikafnya. Dan saya melihat malam ini (Lailatul Qadr) tetapi saya lupa (malam yang tepat); jadi carilah itu; pada sepuluh malam terakhir pada angka ganjil. Saya melihat (secercah mimpi) bahwa saya sujud di atas air dan lumpur. Abu Sa'id al-Khudri berkata: Hujan turun pada malam kedua puluh satu dan air menetes (dari atap) masjid di tempat di mana Rasulullah ﷺ melaksanakan shalat. Saya melihatnya dan ketika ia menyelesaikan shalat subuh, (saya mendapati) wajahnya basah dengan lumpur dan air.