Bab Beratnya Larangan Membunuh Diri Sendiri dan Bahwa Siapa yang Membunuh Diri Sendiri dengan Sesuatu, Ia akan Disiksa dengan Sesuatu Itu di Neraka dan Ia Tidak Akan Masuk Surga Kecuali Jiwa yang Muslim
وَحَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ رَافِعٍ، وَعَبْدُ بْنُ حُمَيْدٍ، جَمِيعًا عَنْ عَبْدِ الرَّزَّاقِ، - قَالَ ابْنُ رَافِعٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ، - أَخْبَرَنَا مَعْمَرٌ، عَنِ الزُّهْرِيِّ، عَنِ ابْنِ الْمُسَيَّبِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، قَالَ شَهِدْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم حُنَيْنًا فَقَالَ لِرَجُلٍ مِمَّنْ يُدْعَى بِالإِسْلاَمِ " هَذَا مِنْ أَهْلِ النَّارِ " فَلَمَّا حَضَرْنَا الْقِتَالَ قَاتَلَ الرَّجُلُ قِتَالاً شَدِيدًا فَأَصَابَتْهُ جِرَاحَةٌ فَقِيلَ يَا رَسُولَ اللَّهِ الرَّجُلُ الَّذِي قُلْتَ لَهُ آنِفًا " إِنَّهُ مِنْ أَهْلِ النَّارِ " فَإِنَّهُ قَاتَلَ الْيَوْمَ قِتَالاً شَدِيدًا وَقَدْ مَاتَ . فَقَالَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم " إِلَى النَّارِ " فَكَادَ بَعْضُ الْمُسْلِمِينَ أَنْ يَرْتَابَ فَبَيْنَمَا هُمْ عَلَى ذَلِكَ إِذْ قِيلَ إِنَّهُ لَمْ يَمُتْ وَلَكِنَّ بِهِ جِرَاحًا شَدِيدًا فَلَمَّا كَانَ مِنَ اللَّيْلِ لَمْ يَصْبِرْ عَلَى الْجِرَاحِ فَقَتَلَ نَفْسَهُ فَأُخْبِرَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم بِذَلِكَ فَقَالَ " اللَّهُ أَكْبَرُ أَشْهَدُ أَنِّي عَبْدُ اللَّهِ وَرَسُولُهُ " . ثُمَّ أَمَرَ بِلاَلاً فَنَادَى فِي النَّاسِ " إِنَّهُ لاَ يَدْخُلُ الْجَنَّةَ إِلاَّ نَفْسٌ مُسْلِمَةٌ وَإِنَّ اللَّهَ يُؤَيِّدُ هَذَا الدِّينَ بِالرَّجُلِ الْفَاجِرِ " .
Dari Abu Hurairah: Kami ikut serta dalam Perang Hunain bersama Rasulullah (ﷺ). Beliau (Nabi yang Mulia) berkata tentang seorang lelaki yang mengaku sebagai Muslim bahwa dia adalah salah satu penghuni Api (Neraka). Ketika kami berada di tengah pertempuran, lelaki itu bertarung dengan gigih dan terluka. Dikatakan: "Wahai Rasulullah, orang yang kamu sebut sebelumnya sebagai penghuni Neraka bertarung dengan gigih dan meninggal." Mendengar ini, Rasulullah (ﷺ) berkata: "Dia ditakdirkan untuk Neraka." Beberapa orang berada di ambang keraguan (tentang nasibnya) ketika dikatakan bahwa dia tidak mati tetapi terluka parah. Ketika malam tiba, dia tidak bisa menahan (rasa sakit dari) lukanya dan membunuh dirinya sendiri. Rasulullah (ﷺ) diberitahu tentang hal itu. Beliau (Nabi yang Mulia) berkata: "Allah Maha Besar, saya bersaksi bahwa saya adalah hamba Allah dan utusannya." Kemudian beliau memerintahkan Bilal untuk mengumumkan kepada orang-orang bahwa tidak ada yang akan masuk Surga kecuali jiwa yang Muslim. Sesungguhnya Allah menolong agama ini bahkan dengan orang yang berdosa.
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
