Bab Penjelasan Makna Sabda Nabi SAW 'Dua Bulan Id Tidak Kurang'
حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ يَحْيَى، قَالَ أَخْبَرَنَا يَزِيدُ بْنُ زُرَيْعٍ، عَنْ خَالِدٍ، عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ، بْنِ أَبِي بَكْرَةَ عَنْ أَبِيهِ، - رضى الله عنه - عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم قَالَ " شَهْرَا عِيدٍ لاَ يَنْقُصَانِ رَمَضَانُ وَذُو الْحِجَّةِ " .
Telah menceritakan kepada kami Yahya bin Yahya, ia berkata, telah mengabarkan kepada kami Yazid bin Zurai, dari Khalid, dari Abdurrahman bin Abu Bakrah dari ayahnya, - semoga Allah meridhoinya - bahwa Nabi SAW bersabda: "Dua bulan Id tidak kurang, yaitu Ramadan dan Dzulhijjah."
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
