Bab Jika Makanan Disajikan dan Iqamah Diberikan
Shahih oleh Darussalam
حَدَّثَنَا أَزْهَرُ بْنُ مَرْوَانَ، حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَارِثِ، حَدَّثَنَا أَيُّوبُ، عَنْ نَافِعٍ، عَنِ ابْنِ عُمَرَ، قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ـ ﷺ ـ " إِذَا وُضِعَ الْعَشَاءُ وَأُقِيمَتِ الصَّلاَةُ فَابْدَءُوا بِالْعَشَاءِ " .
قَالَ فَتَعَشَّى ابْنُ عُمَرَ لَيْلَةً وَهُوَ يَسْمَعُ الإِقَامَةَ .
Diriwayatkan dari Nafi’ bahwa Ibn ‘Umar berkata: "Rasulullah ﷺ bersabda: 'Jika makanan disajikan dan iqamah untuk shalat diberikan, maka mulailah dengan makanan.'" Dia berkata: "Ibn 'Umar makan malam suatu malam sementara ia mendengar iqamah."