Sunan Ibnu Majah · Kitab Thaharah dan Sunnah-sunnahnya · No. 619

Bab Larangan bagi yang Hajat untuk Shalat

Hasan oleh Darussalam

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُصَفَّى الْحِمْصِيُّ، حَدَّثَنَا بَقِيَّةُ، عَنْ حَبِيبِ بْنِ صَالِحٍ، عَنْ أَبِي حَىٍّ الْمُؤَذِّنِ، عَنْ ثَوْبَانَ، عَنْ رَسُولِ اللَّهِ ـ ﷺ ـ أَنَّهُ قَالَ " لاَ يَقُومُ أَحَدٌ مِنَ الْمُسْلِمِينَ وَهُوَ حَاقِنٌ حَتَّى يَتَخَفَّفَ " .

haddatsana muhammadu ibnu almushaffa alhimshiyyu, haddatsana baqiyyahu, an habibi ibni shalihin, an abi hain almuaddzini, an tsawbana, an rasuli allahi annahu qala " la yaqumu ahadun mina almuslimina wahuwa haqinun hatta yatakhaffafa ".

Diriwayatkan dari Thawban bahwa Rasulullah ﷺ bersabda: 'Tidak seorang pun di antara kaum Muslimin seharusnya berdiri untuk shalat ketika dia menahan (keinginan untuk buang air kecil atau besar), sampai dia merasa lega.'

Penjelasan