Bab Apa yang Diriwayatkan tentang Menyemprot Setelah Wudhu
Hasan oleh Darussalam
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ، حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بِشْرٍ، حَدَّثَنَا زَكَرِيَّا بْنُ أَبِي زَائِدَةَ، قَالَ قَالَ مَنْصُورٌ حَدَّثَنَا مُجَاهِدٌ، عَنِ الْحَكَمِ بْنِ سُفْيَانَ الثَّقَفِيِّ، أَنَّهُ رَأَى رَسُولَ اللَّهِ ـ ﷺ ـ تَوَضَّأَ ثُمَّ أَخَذَ كَفًّا مِنْ مَاءٍ فَنَضَحَ بِهِ فَرْجَهُ .
Diriwayatkan dari Hakam bin Sufyan Ath-Thawri bahwa: Dia melihat Rasulullah ﷺ melakukan wudhu kemudian mengambil segenggam air dan menyemprotkannya ke area pribadinya untuk menghilangkan keraguan tentang tetesan urine.