Bab Perintah untuk Berbuat Kebaikan dan Melarang dari Kemungkaran

HR. Ibnu Majah no. 4009Hasan · Darussalam

حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ مُحَمَّدٍ، حَدَّثَنَا وَكِيعٌ، عَنْ إِسْرَائِيلَ، عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ، عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ جَرِيرٍ، عَنْ أَبِيهِ، قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ـ ﷺ ـ " مَا مِنْ قَوْمٍ يُعْمَلُ فِيهِمْ بِالْمَعَاصِي هُمْ أَعَزُّ مِنْهُمْ وَأَمْنَعُ لاَ يُغَيِّرُونَ إِلاَّ عَمَّهُمُ اللَّهُ بِعِقَابٍ " .

Cara baca (latin)

haddatsana aliyyu ibnu muhammadin, haddatsana wakiun, an israila, an abi ishaqa, an ubaydi allahi ibni jaririn, an abihi, qala qala rasulu allahi " ma min qawmin yumalu fihim bialmaashi hum aazzu minhum waamnau la yughayyiruna ila ammahumu allahu biiqabin ".

Dari ‘Ubaidullah bin Jarir, ayahnya berkata: “Rasulullah ﷺ bersabda: ‘Tidak ada suatu kaum yang di dalamnya dilakukan dosa ketika mereka lebih kuat dan lebih berkuasa (mampu menghentikan para pelaku dosa) dan mereka tidak mengubahnya, melainkan Allah akan menurunkan hukuman-Nya kepada mereka semua.’”