Bab Penegasan dalam Berkemih
haddatsana abu bakri ibnu abi syaybaha, haddatsana abu muawiyaha, ani alamasyi, an zaydi ibni wahbin, an abdi arrahmani abni hasanaha, qala kharaja alayna rasulu allahi wafi yadihi addaraqahu fawadhaaha tsumma jalasa fabala ilayha faqala badhuhumu anzhuru ilayhi yabulu kama tabulu almarahu. fasamiahu annabiyyu faqala " wayhaka ama alimta ma ashaba shahiba ibani israila kanu idza ashabahumu albawlu qaradhuhu bialmaqaridhi fanahahum an dzalika fauddziba fi qabrihi ". qala abu alhasani ibnu salamaha haddatsana abu hatimin, haddatsana ubaydu allahi ibnu musa, anbaana alamasyu, fadzakara nahwahu.
Diriwayatkan bahwa Abdur-Rahman bin Hasanah berkata: "Rasulullah ﷺ keluar kepada kami sambil memegang perisai kecil di tangannya. Ia meletakkannya, kemudian ia duduk dan berkemih ke arahnya. Beberapa orang berkata: 'Lihatlah dia, ia berkemih seperti wanita!' Nabi ﷺ mendengar itu dan berkata: 'Celakalah kamu! Tidakkah kamu tahu apa yang terjadi pada salah satu dari anak-anak Israel? Jika ada air kencing mengenai bagian dari pakaian mereka, mereka akan memotongnya dengan gunting. Ia melarang mereka untuk melakukan itu, maka ia disiksa di dalam kuburnya.'" (Da'if) Rantai lain dengan redaksi serupa.