Bab Menunda Lemparan Jamar dari Uzur
Shahih oleh Darussalam
haddatsana muhammadu ibnu yahya, haddatsana abdu arrazzaqi, anbaana maliku ibnu anasin, h wahaddatsana ahmadu ibnu sinanin, haddatsana abdu arrahmani ibnu mahdiyyin, an maliki ibni anasin, haddatsani abdu allahi ibnu abi bakrin, an abihi, an abi albaddahi ibni ashimin, an abihi, qala rakkhasha rasulu allahi liriai alibili fi albaytutahi an yarmu yawma annahri tsumma yajmau rama yawmayni bada annahri fayarmunahu fi ahadihima - qala malikun zhanantu annahu qala fi alawwali minhuma - tsumma yarmuna yawma annafri.
Dari Abu Baddah bin 'Asim, ayahnya berkata: "Rasulullah ﷺ memberikan izin kepada beberapa penggembala unta untuk tinggal (di Mina), dan membolehkan mereka melempar Jumrah pada Hari Kurban, kemudian menggabungkan lemparan dua hari setelah kurban, sehingga mereka bisa melakukannya pada salah satu dari dua hari." Malik berkata: "Saya pikir dia berkata: 'Pada hari pertama dari dua hari itu, kemudian mereka bisa melempar pada hari keberangkatan (dari Mina)."