Sunan Ibnu Majah · Kitab Pendahuluan · No. 27

Bab Berhati-hati dalam Hadits dari Rasulullah ﷺ

Shahih oleh Darussalam

حَدَّثَنَا الْعَبَّاسُ بْنُ عَبْدِ الْعَظِيمِ الْعَنْبَرِيُّ، حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ، أَنْبَأَنَا مَعْمَرٌ، عَنِ ابْنِ طَاوُسٍ، عَنْ أَبِيهِ، قَالَ سَمِعْتُ ابْنَ عَبَّاسٍ، يَقُولُ إِنَّمَا كُنَّا نَحْفَظُ الْحَدِيثَ وَالْحَدِيثُ يُحْفَظُ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ ـ ﷺ ـ فَأَمَّا إِذَا رَكِبْتُمُ الصَّعْبَ وَالذَّلُولَ فَهَيْهَاتَ ‏.‏

Diriwayatkan dari Ibn Tawus bahwa ayahnya berkata: 'Saya mendengar Ibn Abbas berkata: 'Kami biasa menghafal Hadits, dan Hadits dihafal dari Rasulullah ﷺ. Tetapi jika kalian pergi ke ekstrem baik berlebihan atau lalai (dalam meriwayatkan Hadits), tidak ada cara bagi kami untuk mempercayai Hadits kalian.'