Bab Tentang Siapa yang Ditanya tentang Ilmu, Lalu Ia Menyembunyikannya
Shahih oleh Darussalam
حَدَّثَنَا أَبُو مَرْوَانَ الْعُثْمَانِيُّ، مُحَمَّدُ بْنُ عُثْمَانَ حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ سَعْدٍ، عَنِ الزُّهْرِيِّ، عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ هُرْمُزَ الأَعْرَجِ، أَنَّهُ سَمِعَ أَبَا هُرَيْرَةَ، يَقُولُ وَاللَّهِ لَوْلاَ آيَتَانِ فِي كِتَابِ اللَّهِ تَعَالَى مَا حَدَّثْتُ عَنْهُ - يَعْنِي عَنِ النَّبِيِّ ـ ﷺ ـ - شَيْئًا أَبَدًا لَوْلاَ قَوْلُ اللَّهِ {إِنَّ الَّذِينَ يَكْتُمُونَ مَا أَنْزَلَ اللَّهُ مِنَ الْكِتَابِ} إِلَى آخِرِ الآيَتَيْنِ .
Abdurrahman bin Hurmuz Al-A'raj mendengar Abu Hurairah berkata: "Demi Allah, seandainya bukan karena dua ayat dalam Kitab Allah, aku tidak akan pernah menceritakan apapun darinya, maksudnya dari Nabi, seandainya bukan karena firman Allah: Sesungguhnya, orang-orang yang menyembunyikan apa yang Allah turunkan dari Kitab, dan membeli dengan sedikit keuntungan (dari hal-hal duniawi), mereka tidak akan memakan dalam perut mereka kecuali api. Allah tidak akan berbicara kepada mereka pada hari kiamat, dan tidak akan mensucikan mereka, dan bagi mereka azab yang pedih."