Sunan Ibnu Majah · Kitab Diyat · No. 2616

Bab Penegasan dalam Membunuh Muslim Secara Zalim

Shahih oleh Darussalam

حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ عَمَّارٍ، حَدَّثَنَا عِيسَى بْنُ يُونُسَ، حَدَّثَنَا الأَعْمَشُ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مُرَّةَ، عَنْ مَسْرُوقٍ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ، قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ " لاَ تُقْتَلُ نَفْسٌ ظُلْمًا إِلاَّ كَانَ عَلَى ابْنِ آدَمَ الأَوَّلِ كِفْلٌ مِنْ دَمِهَا لأَنَّهُ أَوَّلُ مَنْ سَنَّ الْقَتْلَ " .

haddatsana hisyamu ibnu ammarin, haddatsana isa ibnu yunusa, haddatsana alamasyu, an abdi allahi ibni murraha, an masruqin, an abdi allahi, qala qala rasulu allahi " la tuqtalu nafsun zhulman ila kana ala abni adama alawwali kiflun min damiha lannahu awwalu man sanna alqatla ".

Telah menceritakan kepada kami Hisyam bin Ammar, telah menceritakan kepada kami Isa bin Yunus, telah menceritakan kepada kami Al-A'mash, dari Abdullah bin Murrah, dari Masruq, dari Abdullah, ia berkata: Rasulullah ﷺ bersabda: "Tidaklah seorang pun dibunuh secara zalim, melainkan ada bagian tanggung jawab atas darahnya pada anak Adam yang pertama, karena dialah yang pertama kali mengajarkan pembunuhan."

Penjelasan