Bab Menjual Kurma Basah dengan Kurma Kering
Hasan oleh Darussalam
haddatsana aliyyu ibnu muhammadin, haddatsana wakiun, waishaqu ibnu sulaymana, qala haddatsana maliku ibnu anasin, an abdi allahi ibni yazida, mawla alaswadi ibni sufyana anna zaydan aba ayyasyin, - mawlan libani zuhraha - akhbarahu annahu, saala sada ibna abi waqqashin ani asytirai albaydhai, biassulti faqala lahu sadun ayyatuhuma afdhalu qala albaydhau. fanahani anhu waqala inni samitu rasula allahi suila ani asytirai arruthabi biattamri faqala " ayanqushu arruthabu idza yabisa ". qalu naam. fanaha an dzalika.
Dari Abdullah bin Yazid, mantan budak Al-Aswad bin Sufyan, bahwa Zaid, Abu 'Ayyash, mantan budak Bani Zuhrah, memberitahunya bahwa ia bertanya kepada Sa'd bin Abu Waqqas tentang membeli kurma basah dengan kurma kering. Sa'd berkata kepadanya: "Yang mana yang lebih baik?" Ia menjawab: "Kurma basah." Ia melarangnya dan berkata: "Aku mendengar Rasulullah ﷺ ditanya tentang membeli kurma basah dengan kurma kering, dan beliau berkata: 'Apakah kurma basah berkurang beratnya ketika menjadi kering?' Mereka menjawab: 'Ya.' Maka beliau melarang mereka untuk melakukan itu."