Bab Larangan Menjual Apa yang Tidak Dimiliki dan Mengambil Keuntungan dari Apa yang Tidak Dijamin

HR. Ibnu Majah no. 2189Shahih · Al-Albani

Penilaian ulama berbeda: Darussalam: Dha'if · Al-Albani: Shahih · Syu'aib Al-Arnauth: Shahih

حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ، حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْفُضَيْلِ، عَنْ لَيْثٍ، عَنْ عَطَاءٍ، عَنْ عَتَّابِ بْنِ أَسِيدٍ، قَالَ لَمَّا بَعَثَهُ رَسُولُ اللَّهِ ـ ﷺ ـ إِلَى مَكَّةَ نَهَاهُ عَنْ شِفِّ مَا لَمْ يُضْمَنْ .

Cara baca (latin)

haddatsana utsmanu ibnu abi syaybaha, haddatsana muhammadu ibnu alfudhayli, an laytsin, an athain, an attabi ibni asidin, qala lamma baatsahu rasulu allahi ila makkaha nahahu an syiffi ma lam yudhman.

Dari 'Ata, bahwa 'Attab bin Asid berkata: Ketika Rasulullah ﷺ mengutusnya ke Makkah, beliau melarangnya untuk mengambil keuntungan dari apa yang tidak ia miliki.

Belajar nahwu 6 kata Ketuk kata Arab untuk melihat arti dan kedudukannya.

melarangnya untuk mengambil keuntungan dari apa yang tidak ia miliki

1/6

نَهَاهُ

melarangnya

Fi'il kata kerja

Fi'il madhi (kata kerja lampau) dari akar ن-ه-ي, berarti melarang. Subjeknya adalah Rasulullah ﷺ, dan objeknya adalah 'Attab bin Asid yang ditunjukkan oleh dhamir ه.

Analisis dibantu AI.