Bab Tentang Menyusui
Shahih oleh Darussalam
haddatsana abu bakri ibnu abi syaybaha, haddatsana yahya ibnu ishaqa, haddatsana yahya ibnu ayyuba, an muhammadi ibni abdi arrahmani ibni nawfalin alqurasyiyyi, an urwaha, an aisyaha, an judamaha ibinti wahbin alasadiyyahi, annaha qalat samitu rasula allahi yaqulu " qad aradtu an anha ani alghiyali faidza farisu waarrumu yughiluna fala yaqtuluna awladahum ". wasamituhu yaqulu wasuila ani alazli faqala " huwa alwadu alkhafiyyu ".
Judamah binti Wahb Al-Asadiyyah berkata: "Saya mendengar Rasulullah ﷺ bersabda: 'Saya ingin melarang hubungan intim dengan ibu menyusui, tetapi kemudian (saya melihat bahwa) orang Persia dan Romawi melakukan ini, dan itu tidak membunuh anak-anak mereka.' Dan saya mendengar beliau berkata ketika ditanya tentang coitus interruptus: 'Itu adalah bentuk tersembunyi dari mengubur anak hidup-hidup.'"