Bab Tentang Apa yang Ditolak oleh Jahmiyah
Shahih oleh Darussalam
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ، حَدَّثَنَا وَكِيعٌ، عَنْ سُفْيَانَ، عَنْ أَبِي الزِّنَادِ، عَنِ الأَعْرَجِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ـ ﷺ ـ " إِنَّ اللَّهَ يَضْحَكُ إِلَى رَجُلَيْنِ يَقْتُلُ أَحَدُهُمَا الآخَرَ كِلاَهُمَا دَخَلَ الْجَنَّةَ يُقَاتِلُ هَذَا فِي سَبِيلِ اللَّهِ فَيُسْتَشْهَدُ ثُمَّ يَتُوبُ اللَّهُ عَلَى قَاتِلِهِ فَيُسْلِمُ فَيُقَاتِلُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ فَيُسْتَشْهَدُ " .
Abu Hurairah berkata: 'Rasulullah ﷺ bersabda: 'Allah akan tertawa kepada dua orang - salah satunya membunuh yang lain, dan keduanya masuk surga, karena yang pertama berjuang di jalan Allah dan syahid, kemudian pembunuhnya bertobat kepada Allah dan menjadi Muslim, kemudian dia juga berjuang di jalan Allah dan syahid.'