Bab Tentang Apa yang Ditolak oleh Jahmiyyah
Shahih oleh Darussalam
حَدَّثَنَا عَبْدُ الْقُدُّوسِ بْنُ مُحَمَّدٍ، حَدَّثَنَا حَجَّاجٌ، حَدَّثَنَا حَمَّادٌ، عَنْ ثَابِتٍ الْبُنَانِيِّ، عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي لَيْلَى، عَنْ صُهَيْبٍ، قَالَ تَلاَ رَسُولُ اللَّهِ ـ ﷺ ـ هَذِهِ الآيَةَ {لِلَّذِينَ أَحْسَنُوا الْحُسْنَى وَزِيَادَةٌ} وَقَالَ " إِذَا دَخَلَ أَهْلُ الْجَنَّةِ الْجَنَّةَ وَأَهْلُ النَّارِ النَّارَ نَادَى مُنَادٍ يَا أَهْلَ الْجَنَّةِ إِنَّ لَكُمْ عِنْدَ اللَّهِ مَوْعِدًا يُرِيدُ أَنْ يُنْجِزَكُمُوهُ . فَيَقُولُونَ وَمَا هُوَ أَلَمْ يُثَقِّلِ اللَّهُ مَوَازِينَنَا وَيُبَيِّضْ وُجُوهَنَا وَيُدْخِلْنَا الْجَنَّةَ وَيُنْجِنَا مِنَ النَّارِ قَالَ فَيَكْشِفُ الْحِجَابَ فَيَنْظُرُونَ إِلَيْهِ فَوَاللَّهِ مَا أَعْطَاهُمُ اللَّهُ شَيْئًا أَحَبَّ إِلَيْهِمْ مِنَ النَّظَرِ إِلَيْهِ وَلاَ أَقَرَّ لأَعْيُنِهِمْ " .
Diriwayatkan bahwa Suhaib berkata: "Rasulullah ﷺ membaca ayat ini: 'Bagi orang-orang yang berbuat baik adalah balasan yang terbaik dan lebih (dari itu).' Kemudian beliau berkata: 'Ketika orang-orang surga masuk surga, dan orang-orang neraka masuk neraka, seorang penyeru akan menyerukan: 'Wahai orang-orang surga! Sesungguhnya kalian memiliki janji di sisi Allah dan Dia ingin menepatinya.' Mereka akan berkata: 'Apa itu?' Bukankah Allah telah memberatkan timbangan (amal baik) kami, dan menjadikan wajah kami bersinar, dan memasukkan kami ke dalam surga serta menyelamatkan kami dari neraka?' Kemudian tirai akan diangkat dan mereka akan melihat kepada-Nya, dan demi Allah, Allah tidak akan memberikan kepada mereka sesuatu yang lebih mereka cintai atau lebih menyenangkan daripada melihat kepada-Nya.'"