Bab Apa yang Dikatakan tentang Banyaknya Sujud
Shahih oleh Darussalam
haddatsana abdu arrahmani ibnu ibrahima, haddatsana alwalidu ibnu muslimin, haddatsana abdu arrahmani ibnu amrinw abu amrinw alawzaiyyu, qala haddatsani alwalidu ibnu hisyamin almuaythiyyu, haddatsahu madanu ibnu abi thalhaha alyamariyyu, qala laqitu tsawbana faqultu lahu hadditsni haditsan asa allahu an yanfaani bihi. qala fasakata tsumma udtu faqultu mitslaha fasakata tsalatsa marratin faqala li alayka biassujudi lillahi fainni samitu rasula allahi yaqulu " ma min abdin yasjudu lillahi sajdahan ila rafaahu allahu biha darajahan wahattha anhu biha khathiahan ". qala madanu tsumma laqitu aba addardai fasaaltuhu faqala mitsla dzalika.
Ma’dan bin Abu Talhah Al-Ya’muri berkata: “Saya bertemu Thawban dan berkata kepadanya: ‘Ceritakanlah kepada saya sebuah hadits yang semoga Allah memberikan manfaat kepadaku melalui hadits tersebut.’ Tetapi dia tetap diam. Kemudian saya mengulangi pertanyaan yang sama dan dia tetap diam. Hal itu terjadi tiga kali. Kemudian dia berkata kepada saya: ‘Engkau seharusnya sujud kepada Allah; karena saya mendengar Rasulullah ﷺ bersabda: “Tidak ada seorang hamba yang sujud kepada Allah, melainkan Allah akan mengangkatnya satu derajat dengan sujud itu dan menghapus satu dosanya.” Ma’dan berkata: “Kemudian saya bertemu Abu Darda’ dan menanyakan hal yang sama, dan dia memberikan jawaban yang serupa.”