Bab Keutamaan Berdiri di Sebelah Kanan
Shahih oleh Darussalam
حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ مُحَمَّدٍ، حَدَّثَنَا وَكِيعٌ، عَنْ مِسْعَرٍ، عَنْ ثَابِتِ بْنِ عُبَيْدٍ، عَنِ ابْنِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ، عَنِ الْبَرَاءِ، قَالَ كُنَّا إِذَا صَلَّيْنَا خَلْفَ رَسُولِ اللَّهِ ـ ﷺ ـ - قَالَ مِسْعَرٌ - مِمَّا نُحِبُّ أَوْ مِمَّا أُحِبُّ أَنْ نَقُومَ عَنْ يَمِينِهِ .
Dari Al-Bara' berkata: "Ketika kami melaksanakan shalat di belakang Rasulullah ﷺ (salah satu perawi) Mis'ar berkata: 'Salah satu dari hal yang kami sukai, atau salah satu dari hal yang saya sukai adalah berdiri di sebelah kanannya.'"