Sunan Ibnu Majah · Kitab Pelaksanaan Shalat dan Sunnahnya · No. 1006

Bab Keutamaan Berdiri di Sebelah Kanan

Shahih oleh Darussalam

حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ مُحَمَّدٍ، حَدَّثَنَا وَكِيعٌ، عَنْ مِسْعَرٍ، عَنْ ثَابِتِ بْنِ عُبَيْدٍ، عَنِ ابْنِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ، عَنِ الْبَرَاءِ، قَالَ كُنَّا إِذَا صَلَّيْنَا خَلْفَ رَسُولِ اللَّهِ ـ ﷺ ـ - قَالَ مِسْعَرٌ - مِمَّا نُحِبُّ أَوْ مِمَّا أُحِبُّ أَنْ نَقُومَ عَنْ يَمِينِهِ ‏.‏

Dari Al-Bara' berkata: "Ketika kami melaksanakan shalat di belakang Rasulullah ﷺ (salah satu perawi) Mis'ar berkata: 'Salah satu dari hal yang kami sukai, atau salah satu dari hal yang saya sukai adalah berdiri di sebelah kanannya.'"