Sunan Abu Dawud · Kitab Thaharah · No. 28

Bab Tentang Berkemih di Tempat Mandi

Shahih oleh Al-Albani

حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ يُونُسَ، حَدَّثَنَا زُهَيْرٌ، عَنْ دَاوُدَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ، عَنْ حُمَيْدٍ الْحِمْيَرِيِّ، - وَهُوَ ابْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ - قَالَ لَقِيتُ رَجُلاً صَحِبَ النَّبِيَّ ﷺ كَمَا صَحِبَهُ أَبُو هُرَيْرَةَ قَالَ نَهَى رَسُولُ اللَّهِ ﷺ أَنْ يَمْتَشِطَ أَحَدُنَا كُلَّ يَوْمٍ أَوْ يَبُولَ فِي مُغْتَسَلِهِ ‏.‏

haddatsana ahmadu ibnu yunusa, haddatsana zuhayrun, an dawuda ibni abdi allahi, an humaydin alhimyariyyi, - wahuwa abnu abdi arrahmani - qala laqitu rajulan shahiba annabiyya kama shahibahu abu hurayraha qala naha rasulu allahi an yamtasyitha ahaduna kulla yawmin aw yabula fi mughtasalihi.

Telah menceritakan kepada kami Ahmad bin Yunus, telah menceritakan kepada kami Zuhair, dari Daud bin Abdullah, dari Humayd al-Himyari, - dan dia adalah putra Abdul Rahman - dia berkata: "Aku bertemu seorang laki-laki yang menemani Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam sebagaimana Abu Hurairah menemani beliau. Dia berkata: "Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam melarang salah seorang dari kami untuk menyisir rambutnya setiap hari atau berkemih di tempat mandinya."

Penjelasan detail oleh AI

Ringkasan, rujukan ulama, dan hikmah praktis