Bab Menghadap Imam kepada Jamaah dalam Khutbah Id
حَدَّثَنَا أَبُو نُعَيْمٍ، قَالَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ طَلْحَةَ، عَنْ زُبَيْدٍ، عَنِ الشَّعْبِيِّ، عَنِ الْبَرَاءِ، قَالَ خَرَجَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم يَوْمَ أَضْحًى إِلَى الْبَقِيعِ فَصَلَّى رَكْعَتَيْنِ، ثُمَّ أَقْبَلَ عَلَيْنَا بِوَجْهِهِ وَقَالَ " إِنَّ أَوَّلَ نُسُكِنَا فِي يَوْمِنَا هَذَا أَنْ نَبْدَأَ بِالصَّلاَةِ، ثُمَّ نَرْجِعَ فَنَنْحَرَ، فَمَنْ فَعَلَ ذَلِكَ فَقَدْ وَافَقَ سُنَّتَنَا، وَمَنْ ذَبَحَ قَبْلَ ذَلِكَ فَإِنَّمَا هُوَ شَىْءٌ عَجَّلَهُ لأَهْلِهِ، لَيْسَ مِنَ النُّسُكِ فِي شَىْءٍ ". فَقَامَ رَجُلٌ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ، إِنِّي ذَبَحْتُ وَعِنْدِي جَذَعَةٌ خَيْرٌ مِنْ مُسِنَّةٍ. قَالَ " اذْبَحْهَا، وَلاَ تَفِي عَنْ أَحَدٍ بَعْدَكَ ".
Diriwayatkan Al-Bara': Nabi (ﷺ) pergi ke Al-Baqi (kuburan di Madinah) pada hari Idul Adha dan melaksanakan shalat dua raka'at (Idul Adha) dan kemudian menghadap kepada kami dan berkata, "Pada hari ini, ibadah pertama kita adalah melaksanakan shalat, kemudian kita akan kembali dan menyembelih kurban, dan siapa yang melakukan ini sejalan dengan sunnah kami; dan siapa yang menyembelih kurbannya sebelum itu (yaitu sebelum shalat) maka itu adalah sesuatu yang telah disiapkan sebelumnya untuk keluarganya dan tidak dianggap sebagai nusuk (kurban)." Seorang lelaki berdiri dan berkata, "Wahai Rasulullah! Saya telah menyembelih (hewan sebelum shalat) tetapi saya memiliki seekor kambing muda yang lebih baik daripada domba yang tua." Nabi (ﷺ) berkata kepadanya, "Sembelihlah itu. Tetapi kurban yang serupa tidak akan cukup bagi orang lain setelah kamu."
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
