Bab Makan di Hari Nahr
حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ، قَالَ حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ، عَنْ أَيُّوبَ، عَنْ مُحَمَّدٍ، عَنْ أَنَسٍ، قَالَ قَالَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم " مَنْ ذَبَحَ قَبْلَ الصَّلاَةِ فَلْيُعِدْ ". فَقَامَ رَجُلٌ فَقَالَ هَذَا يَوْمٌ يُشْتَهَى فِيهِ اللَّحْمُ. وَذَكَرَ مِنْ جِيرَانِهِ فَكَأَنَّ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم صَدَّقَهُ، قَالَ وَعِنْدِي جَذَعَةٌ أَحَبُّ إِلَىَّ مِنْ شَاتَىْ لَحْمٍ، فَرَخَّصَ لَهُ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم فَلاَ أَدْرِي أَبَلَغَتِ الرُّخْصَةُ مَنْ سِوَاهُ أَمْ لاَ.
Dari Anas: Nabi (ﷺ) bersabda, "Siapa yang menyembelih (korban) sebelum shalat Id, hendaklah ia menyembelih lagi." Seorang lelaki berdiri dan berkata, "Hari ini adalah hari yang diinginkan untuk daging," dan ia menyebutkan sesuatu tentang tetangganya. Tampaknya Nabi (ﷺ) mempercayainya. Kemudian orang yang sama menambahkan, "Saya memiliki seekor kambing betina muda yang lebih saya cintai daripada daging dua ekor domba." Nabi (ﷺ) mengizinkannya untuk menyembelihnya sebagai korban. Saya tidak tahu apakah izin itu hanya berlaku untuknya atau juga untuk orang lain.
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
