Bab Shalat Pelajar dan yang Diminta Sambil Berkendara dan Menggerakkan
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ أَسْمَاءَ، قَالَ حَدَّثَنَا جُوَيْرِيَةُ، عَنْ نَافِعٍ، عَنِ ابْنِ عُمَرَ، قَالَ قَالَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم لَنَا لَمَّا رَجَعَ مِنَ الأَحْزَابِ " لاَ يُصَلِّيَنَّ أَحَدٌ الْعَصْرَ إِلاَّ فِي بَنِي قُرَيْظَةَ ". فَأَدْرَكَ بَعْضُهُمُ الْعَصْرَ فِي الطَّرِيقِ فَقَالَ بَعْضُهُمْ لاَ نُصَلِّي حَتَّى نَأْتِيَهَا، وَقَالَ بَعْضُهُمْ بَلْ نُصَلِّي لَمْ يُرَدْ مِنَّا ذَلِكَ. فَذُكِرَ لِلنَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم فَلَمْ يُعَنِّفْ وَاحِدًا مِنْهُمْ.
Dari Ibn Umar: Ketika Nabi (ﷺ) kembali dari perang Al-Ahzab (Konfederasi), beliau berkata kepada kami, "Tidak ada yang boleh melaksanakan shalat 'Asr kecuali di Bani Quraiza." Shalat 'Asr menjadi wajib bagi sebagian dari mereka di jalan. Sebagian dari mereka memutuskan untuk tidak melaksanakan shalat kecuali di Bani Quraiza, sementara yang lainnya memutuskan untuk melaksanakan shalat di tempat dan berkata bahwa maksud Nabi (ﷺ) bukanlah apa yang dipahami oleh pihak pertama. Dan ketika itu diberitahukan kepada Nabi (ﷺ), beliau tidak menyalahkan salah satu dari mereka.
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
