Bab Waktu yang Ada di Hari Jumat
Shahih
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مَسْلَمَةَ، عَنْ مَالِكٍ، عَنْ أَبِي الزِّنَادِ، عَنِ الأَعْرَجِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ ﷺ ذَكَرَ يَوْمَ الْجُمُعَةِ فَقَالَ " فِيهِ سَاعَةٌ لاَ يُوَافِقُهَا عَبْدٌ مُسْلِمٌ، وَهْوَ قَائِمٌ يُصَلِّي، يَسْأَلُ اللَّهَ تَعَالَى شَيْئًا إِلاَّ أَعْطَاهُ إِيَّاهُ ". وَأَشَارَ بِيَدِهِ يُقَلِّلُهَا.
Dari Abu Hurairah: Rasulullah (s.a.w) berbicara tentang hari Jumat dan berkata, "Ada satu jam (waktu yang tepat) pada hari Jumat dan jika seorang Muslim mendapatkannya saat berdoa dan meminta sesuatu kepada Allah, maka Allah pasti akan memenuhi permintaannya." Dan dia (Nabi) menunjukkan dengan tangannya tentang singkatnya waktu itu.