Bab Siapa yang Berkata dalam Khutbah Setelah Memuji Allah
Shahih
haddatsana ismailu ibnu abana, qala haddatsana abnu alghasili, qala haddatsana ikrimahu, ani abni abbasin rdh allah nhm qala shaida annabiyyu alminbara wakana akhira majlisin jalasahu mutaatthifan milhafahan ala mankibayhi, qad ashaba rasahu biishabahin dasimahin, fahamida allaha waatsna alayhi tsumma qala " ayyuha annasu ilaa ". fatsabu ilayhi tsumma qala " amma badu, fainna hadza alhaa mina alanshari yaqilluna, wayaktsuru annasu, faman waliya syayan min ummahi muhammadin fastathaa an yadhurra fihi ahadan aw yanfaa fihi ahadan, falyaqbal min muhsinihim, wayatajawaz an musiyyihim ".
Dari Ibn `Abbas: Suatu ketika Nabi ﷺ naik ke mimbar dan itu adalah pertemuan terakhir yang diikutinya. Dia menutupi bahunya dengan jubah besar dan mengikat kepalanya dengan perban berminyak. Dia memuji dan memuja Allah dan berkata, "Wahai manusia! Datanglah kepadaku." Maka orang-orang datang dan berkumpul di sekelilingnya, kemudian dia berkata, "Amma ba'du." "Mulai sekarang, orang-orang Ansar akan berkurang dan orang-orang lain akan bertambah. Siapa pun yang menjadi penguasa di kalangan pengikut Muhammad dan memiliki kekuasaan untuk menyakiti atau memberi manfaat kepada orang-orang, maka dia harus menerima kebaikan dari orang-orang yang baik di antara mereka (Ansar) dan mengabaikan kesalahan dari mereka yang berbuat salah."