Bab Wudhu Anak-anak, dan Kapan Mereka Wajib Mandi dan Suci serta Kehadiran Mereka di Jamaah dan Dua Hari Raya dan Jenazah
Shahih
haddatsana amru ibnu aliyyin, qala haddatsana yahya, qala haddatsana sufyanu, haddatsani abdu arrahmani ibnu abisin, samitu abna abbasin rdh allah nhm qala lahu rajulun syahidta alkhuruja maa rasuli allahi qala naam, walawla makani minhu ma syahidtuhu yani min shigharihi ata alalama adzi inda dari katsiri ibni asshalti, tsumma khathaba tsumma ata annisaa fawaazhahunna wadzakkarahunna waamarahunna an yatashaddaqna fajaalati almarahu tuhwi biyadiha ila halqiha tulqi fi tsawbi bilalin, tsumma ata huwa wabilalun albayta.
Telah menceritakan kepada kami Abdur Rahman bin Abis: Seorang laki-laki bertanya kepada Ibn Abbas, "Apakah kamu pernah hadir dalam shalat (Id) bersama Rasulullah?" Ia menjawab, "Ya. Dan seandainya bukan karena kedekatanku (posisiku) dengan Nabi, aku tidak akan bisa melakukannya (karena aku masih terlalu muda). Nabi pergi ke tempat dekat rumah Kathir bin As-Salt dan menyampaikan khotbah. Kemudian ia pergi kepada wanita-wanita. Ia menasihati dan mengingatkan mereka serta meminta mereka untuk bersedekah. Maka wanita itu akan mendekatkan tangannya ke lehernya, melepas kalungnya dan meletakkannya di pakaian Bilal. Kemudian Nabi dan Bilal pergi ke rumah.