Shahih Al-Bukhari · Kitab Adzan · No. 846

Bab Imam Menghadap kepada Jamaah Setelah Salam

Shahih

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مَسْلَمَةَ، عَنْ مَالِكٍ، عَنْ صَالِحِ بْنِ كَيْسَانَ، عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُتْبَةَ بْنِ مَسْعُودٍ، عَنْ زَيْدِ بْنِ خَالِدٍ الْجُهَنِيِّ، أَنَّهُ قَالَ صَلَّى لَنَا رَسُولُ اللَّهِ ﷺ صَلاَةَ الصُّبْحِ بِالْحُدَيْبِيَةِ عَلَى إِثْرِ سَمَاءٍ كَانَتْ مِنَ اللَّيْلَةِ، فَلَمَّا انْصَرَفَ أَقْبَلَ عَلَى النَّاسِ فَقَالَ " هَلْ تَدْرُونَ مَاذَا قَالَ رَبُّكُمْ ". قَالُوا اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَعْلَمُ. قَالَ " أَصْبَحَ مِنْ عِبَادِي مُؤْمِنٌ بِي وَكَافِرٌ، فَأَمَّا مَنْ قَالَ مُطِرْنَا بِفَضْلِ اللَّهِ وَرَحْمَتِهِ فَذَلِكَ مُؤْمِنٌ بِي وَكَافِرٌ بِالْكَوْكَبِ، وَأَمَّا مَنْ قَالَ بِنَوْءِ كَذَا وَكَذَا فَذَلِكَ كَافِرٌ بِي وَمُؤْمِنٌ بِالْكَوْكَبِ ".

haddatsana abdu allahi ibnu maslamaha, an malikin, an shalihi ibni kaysana, an ubaydi allahi ibni abdi allahi ibni utbaha ibni masudin, an zaydi ibni khalidin aljuhaniyyi, annahu qala shalla lana rasulu allahi shalaha asshubhi bialhudaybiyahi ala itsri samain kanat mina allaylahi, falamma ansharafa aqbala ala annasi faqala " hal tadruna madza qala rabbukum ". qalu allahu warasuluhu alamu. qala " ashbaha min ibadi muminun bi wakafirun, faamma man qala muthirna bifadhli allahi warahmatihi fadzalika muminun bi wakafirun bialkawkabi, waamma man qala ibinawi kadza wakadza fadzalika kafirun bi wamuminun bialkawkabi ".

Telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Muslimah, dari Malik, dari Shalih bin Kaysan, dari Ubaidullah bin Abdullah bin Utbah bin Mas'ud, dari Zaid bin Khalid Al-Juhani, bahwa ia berkata: "Rasulullah ﷺ telah memimpin kami shalat Subuh di Hudaibiyah setelah hujan yang terjadi pada malam sebelumnya. Setelah selesai shalat, beliau menghadap kepada orang-orang dan berkata, 'Apakah kalian tahu apa yang dikatakan Tuhan kalian?' Mereka menjawab, 'Allah dan Rasul-Nya lebih tahu.' Beliau berkata, 'Di pagi ini, ada di antara hamba-hamba-Ku yang beriman kepada-Ku dan ada yang menjadi kafir; barangsiapa yang mengatakan, 'Kami mendapatkan hujan karena karunia dan rahmat Allah,' maka dia beriman kepada-Ku dan kafir kepada bintang-bintang, dan barangsiapa yang mengatakan, 'Hujan ini terjadi karena bintang ini dan itu,' maka dia kafir kepada-Ku dan beriman kepada bintang itu.'"

Penjelasan