Bab Memperpanjang di Dua Raka'at Pertama dan Memendekkan di Dua Raka'at Terakhir
حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ حَرْبٍ، قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ، عَنْ أَبِي عَوْنٍ، قَالَ سَمِعْتُ جَابِرَ بْنَ سَمُرَةَ، قَالَ قَالَ عُمَرُ لِسَعْدٍ لَقَدْ شَكَوْكَ فِي كُلِّ شَىْءٍ حَتَّى الصَّلاَةِ. قَالَ أَمَّا أَنَا فَأَمُدُّ فِي الأُولَيَيْنِ، وَأَحْذِفُ فِي الأُخْرَيَيْنِ، وَلاَ آلُو مَا اقْتَدَيْتُ بِهِ مِنْ صَلاَةِ رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم. قَالَ صَدَقْتَ، ذَاكَ الظَّنُّ بِكَ، أَوْ ظَنِّي بِكَ.
Telah menceritakan kepada kami Sulaiman bin Harb, ia berkata, "Telah menceritakan kepada kami Syubah, dari Abu Aun, ia berkata, 'Aku mendengar Jabir bin Samurah berkata, Umar berkata kepada Sa'd, 'Orang-orang mengeluh tentangmu dalam segala hal, bahkan dalam shalat.' Sa'd menjawab, 'Sungguh, aku memperpanjang dua raka'at pertama dan memendekkan dua raka'at terakhir, dan aku tidak akan memendekkan shalat yang aku ikuti dari shalat Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam.' Umar berkata, 'Engkau benar, itulah yang aku duga tentangmu.'"
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
