Shahih Al-Bukhari · Kitab Adzan · No. 757

Bab Wajibnya Membaca Al-Fatihah bagi Imam dan Makmum dalam Semua Shalat, Baik di Tempat Tinggal Maupun dalam Perjalanan

Shahih

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ، قَالَ حَدَّثَنَا يَحْيَى، عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ، قَالَ حَدَّثَنِي سَعِيدُ بْنُ أَبِي سَعِيدٍ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ ﷺ دَخَلَ الْمَسْجِدَ، فَدَخَلَ رَجُلٌ فَصَلَّى فَسَلَّمَ عَلَى النَّبِيِّ ﷺ فَرَدَّ وَقَالَ " ارْجِعْ فَصَلِّ، فَإِنَّكَ لَمْ تُصَلِّ ". فَرَجَعَ يُصَلِّي كَمَا صَلَّى ثُمَّ جَاءَ فَسَلَّمَ عَلَى النَّبِيِّ ﷺ فَقَالَ " ارْجِعْ فَصَلِّ فَإِنَّكَ لَمْ تُصَلِّ " ثَلاَثًا. فَقَالَ وَالَّذِي بَعَثَكَ بِالْحَقِّ مَا أُحْسِنُ غَيْرَهُ فَعَلِّمْنِي. فَقَالَ " إِذَا قُمْتَ إِلَى الصَّلاَةِ فَكَبِّرْ، ثُمَّ اقْرَأْ مَا تَيَسَّرَ مَعَكَ مِنَ الْقُرْآنِ، ثُمَّ ارْكَعْ حَتَّى تَطْمَئِنَّ رَاكِعًا، ثُمَّ ارْفَعْ حَتَّى تَعْتَدِلَ قَائِمًا، ثُمَّ اسْجُدْ حَتَّى تَطْمَئِنَّ سَاجِدًا، ثُمَّ ارْفَعْ حَتَّى تَطْمَئِنَّ جَالِسًا، وَافْعَلْ ذَلِكَ فِي صَلاَتِكَ كُلِّهَا ".

haddatsana muhammadu ibnu bassyarin, qala haddatsana yahya, an ubaydi allahi, qala haddatsani saidu ibnu abi saidin, an abihi, an abi hurayraha, anna rasula allahi dakhala almasjida, fadakhala rajulun fashalla fasallama ala annabiyyi faradda waqala " arji fashalli, fainnaka lam tushalli ". farajaa yushalli kama shalla tsumma jaa fasallama ala annabiyyi faqala " arji fashalli fainnaka lam tushalli " tsalatsan. faqala waadzi baatsaka bialhaqqi ma uhsinu ghayrahu faallimni. faqala " idza qumta ila asshalahi fakabbir, tsumma aqra ma tayassara maaka mina alqurani, tsumma arka hatta tathmainna rakian, tsumma arfa hatta tatadila qaiman, tsumma asjud hatta tathmainna sajidan, tsumma arfa hatta tathmainna jalisan, wafal dzalika fi shalatika kulliha ".

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Bashar, ia berkata: Telah menceritakan kepada kami Yahya, dari Ubaidullah, ia berkata: Telah menceritakan kepada saya Said bin Abi Said, dari ayahnya, dari Abu Hurairah, bahwa Rasulullah ﷺ masuk ke masjid, lalu seorang lelaki masuk dan shalat, kemudian ia memberi salam kepada Nabi ﷺ. Nabi ﷺ membalas salamnya dan berkata: "Kembalilah dan shalat, karena kamu belum shalat." Lelaki itu kembali shalat seperti yang telah ia lakukan, kemudian ia kembali dan memberi salam kepada Nabi ﷺ. Nabi ﷺ berkata: "Kembalilah dan shalat, karena kamu belum shalat." Ini terjadi tiga kali. Lelaki itu berkata: "Demi Dia yang mengutusmu dengan kebenaran, aku tidak bisa shalat dengan cara yang lebih baik dari ini. Tolong ajarkan aku." Nabi ﷺ bersabda: "Ketika kamu berdiri untuk shalat, ucapkan takbir, kemudian bacalah apa yang mudah bagimu dari Al-Qur'an, lalu rukuklah hingga kamu merasa tenang. Kemudian angkatlah kepala dan berdirilah dengan tegak, lalu sujudlah hingga kamu merasa tenang dalam sujudmu, kemudian duduklah dengan tenang hingga kamu merasa tenang (jangan terburu-buru) dan lakukanlah hal yang sama dalam seluruh shalatmu."

Penjelasan