Shahih Al-Bukhari · Kitab Tauhid · No. 7464

Bab Dalam Kehendak dan Iradah

Shahih

حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ، حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَارِثِ، عَنْ عَبْدِ الْعَزِيزِ، عَنْ أَنَسٍ، قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ " إِذَا دَعَوْتُمُ اللَّهَ فَاعْزِمُوا فِي الدُّعَاءِ، وَلاَ يَقُولَنَّ أَحَدُكُمْ إِنْ شِئْتَ فَأَعْطِنِي، فَإِنَّ اللَّهَ لاَ مُسْتَكْرِهَ لَهُ ".

haddatsana musaddadun, haddatsana abdu alwaritsi, an abdi alazizi, an anasin, qala qala rasulu allahi " idza daawtumu allaha fazimu fi adduai, wala yaqulanna ahadukum in syita faathini, fainna allaha la mustakriha lahu ".

Dari Anas: Rasulullah ﷺ bersabda, 'Apabila salah seorang di antara kalian berdoa kepada Allah untuk sesuatu, maka hendaklah ia bertekad dalam doanya, dan janganlah salah seorang di antara kalian berkata: 'Jika Engkau menghendaki, berikanlah kepadaku...' karena tidak ada yang dapat memaksa Allah untuk melakukan sesuatu yang bertentangan dengan kehendak-Nya.'

Penjelasan