Shahih Al-Bukhari · Kitab Hukum · No. 7225

Bab Apakah Imam Dapat Melarang Para Pelanggar dan Orang-orang yang Berdosa untuk Berbicara dan Mengunjunginya

Shahih

حَدَّثَنِي يَحْيَى بْنُ بُكَيْرٍ، حَدَّثَنَا اللَّيْثُ، عَنْ عُقَيْلٍ، عَنِ ابْنِ شِهَابٍ، عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ كَعْبِ بْنِ مَالِكٍ، أَنَّ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ كَعْبِ بْنِ مَالِكٍ ـ وَكَانَ قَائِدَ كَعْبٍ مِنْ بَنِيهِ حِينَ عَمِيَ ـ قَالَ سَمِعْتُ كَعْبَ بْنَ مَالِكٍ، قَالَ لَمَّا تَخَلَّفَ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ ﷺ فِي غَزْوَةِ تَبُوكَ ـ فَذَكَرَ حَدِيثَهُ ـ وَنَهَى رَسُولُ اللَّهِ ﷺ الْمُسْلِمِينَ عَنْ كَلاَمِنَا، فَلَبِثْنَا عَلَى ذَلِكَ خَمْسِينَ لَيْلَةً، وَآذَنَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ بِتَوْبَةِ اللَّهِ عَلَيْنَا.

haddatsani yahya ibnu bukayrin, haddatsana allaytsu, an uqaylin, ani abni syihabin, an abdi arrahmani ibni abdi allahi ibni kabi ibni malikin, anna abda allahi ibna kabi ibni malikin wakana qaida kabin min ibanihi hina amiya qala samitu kaba ibna malikin, qala lamma takhallafa an rasuli allahi fi ghazwahi tabuka fadzakara haditsahu wanaha rasulu allahi almuslimina an kalamina, falabitsna ala dzalika khamsina laylahan, waadzana rasulu allahi bitawbahi allahi alayna.

Dari Abdullah bin Ka'b bin Malik, yang merupakan pemandu Ka'b di antara anak-anaknya ketika Ka'b menjadi buta: Saya mendengar Ka'b bin Malik berkata, "Ketika beberapa orang tertinggal dan tidak bergabung dengan Rasulullah ﷺ dalam perang Tabuk.." dan kemudian ia menjelaskan seluruh riwayat dan berkata, "Rasulullah ﷺ melarang kaum Muslim untuk berbicara kepada kami, sehingga kami (saya dan teman-teman saya) tinggal dalam keadaan itu selama lima puluh malam, dan kemudian Rasulullah ﷺ mengumumkan bahwa Allah menerima taubat kami."

Penjelasan