Bab Apa yang Diharamkan dari Tipu Daya dalam Melarikan Diri dari Wabah
حَدَّثَنَا أَبُو الْيَمَانِ، حَدَّثَنَا شُعَيْبٌ، عَنِ الزُّهْرِيِّ، حَدَّثَنَا عَامِرُ بْنُ سَعْدِ بْنِ أَبِي وَقَّاصٍ، أَنَّهُ سَمِعَ أُسَامَةَ بْنَ زَيْدٍ، يُحَدِّثُ سَعْدًا أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم ذَكَرَ الْوَجَعَ فَقَالَ " رِجْزٌ ـ أَوْ عَذَابٌ ـ عُذِّبَ بِهِ بَعْضُ الأُمَمِ، ثُمَّ بَقِيَ مِنْهُ بَقِيَّةٌ، فَيَذْهَبُ الْمَرَّةَ وَيَأْتِي الأُخْرَى، فَمَنْ سَمِعَ بِهِ بِأَرْضٍ فَلاَ يَقْدَمَنَّ عَلَيْهِ، وَمَنْ كَانَ بِأَرْضٍ وَقَعَ بِهَا فَلاَ يَخْرُجْ فِرَارًا مِنْهُ ".
Dari Amir bin Sa'd bin Abi Waqqas: Dia mendengar Usamah bin Zaid berbicara kepada Sa'd, mengatakan, "Rasulullah (ﷺ) menyebutkan tentang wabah dan berkata, 'Itu adalah azab dengan mana beberapa umat telah diazab, dan sebagian darinya masih tersisa, dan ia muncul sekarang dan kemudian. Maka siapa pun yang mendengar bahwa ada wabah di suatu negeri, maka janganlah dia pergi ke negeri itu, dan jika wabah terjadi di negeri di mana seseorang sudah berada, maka janganlah dia melarikan diri dari negeri itu, menghindari wabah.'"
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
