Bab Tentang Zakat dan Tidak Mengumpulkan yang Terpisah, dan Tidak Memisahkan yang Bersatu Karena Takut Terhadap Zakat
Shahih
haddatsana qutaybahu, haddatsana ismailu ibnu jafarin, an abi suhaylin, an abihi, an thalhaha ibni ubaydi allahi, anna arabiyyan, jaa ila rasuli allahi tsaira arrasi faqala ya rasula allahi akhbirni madza faradha allahu alaa mina asshalahi faqala " asshalawati alkhamsa, ila an tathawwaa syayan ". faqala akhbirni bima faradha allahu alaa mina asshiyami qala " syahra ramadhana, ila an tathawwaa syayan ". qala akhbirni bima faradha allahu alaa mina azzakahi qala faakhbarahu rasulu allahi syaraia alislami. qala waadzi akramaka la atathawwau syayan wala anqushu mimma faradha allahu alaa syayan. faqala rasulu allahi " aflaha in shadaqa ". aw " dakhala aljannaha in shadaqa ". waqala badhu annasi fi isyrina wamiahi bairin hiqqatani. fain ahlakaha mutaammidan, aw wahabaha awi ahtala fiha firaran mina azzakahi, fala syaa alayhi.
Dari Talhah bin 'Ubaidullah, seorang badui dengan rambut acak-acakan datang kepada Rasulullah ﷺ dan berkata, "Wahai Rasulullah! Beritahu saya apa yang Allah wajibkan atas saya mengenai shalat." Nabi ﷺ bersabda, "Kamu harus melaksanakan lima shalat dalam sehari semalam (24 jam), kecuali jika kamu ingin melakukan shalat sunnah tambahan." Badui itu berkata, "Beritahu saya apa yang Allah wajibkan atas saya mengenai puasa." Nabi ﷺ bersabda, "Kamu harus berpuasa di bulan Ramadan kecuali jika kamu ingin berpuasa sunnah tambahan." Badui itu berkata, "Beritahu saya apa yang Allah wajibkan atas saya mengenai zakat." Nabi ﷺ kemudian memberitahunya hukum-hukum Islam, lalu badui itu berkata, "Demi Dia yang telah memuliakanmu, aku tidak akan melakukan amalan sunnah apapun dan tidak akan mengurangi apa pun dari yang diwajibkan Allah atasku." Nabi ﷺ bersabda, "Dia akan beruntung jika dia berkata benar (atau dia akan masuk surga jika dia berkata benar)." Dan beberapa orang berkata, "Zakat untuk seratus dua puluh unta adalah dua Hiqqas, dan jika si pembayar zakat membunuh unta-unta itu dengan sengaja atau memberikannya sebagai hadiah atau melakukan tipu daya lain untuk menghindari zakat, maka tidak ada dosa (baginya).