Bab Jika Seseorang Menggigit Tangan Orang Lain dan Gigi Depannya Lepas
حَدَّثَنَا آدَمُ، حَدَّثَنَا شُعْبَةُ، حَدَّثَنَا قَتَادَةُ، قَالَ سَمِعْتُ زُرَارَةَ بْنَ أَوْفَى، عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ، أَنَّ رَجُلاً، عَضَّ يَدَ رَجُلٍ، فَنَزَعَ يَدَهُ مِنْ فَمِهِ، فَوَقَعَتْ ثَنِيَّتَاهُ، فَاخْتَصَمُوا إِلَى النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم فَقَالَ " يَعَضُّ أَحَدُكُمْ أَخَاهُ كَمَا يَعَضُّ الْفَحْلُ، لاَ دِيَةَ لَكَ ".
Diriwayatkan dari Imran bin Husain: "Seorang lelaki menggigit tangan lelaki lain dan yang terakhir menarik tangannya dengan paksa, sehingga dua gigi depannya lepas. Mereka mengajukan kasus mereka kepada Nabi, yang berkata, 'Salah satu dari kalian menggigit saudaranya seperti unta jantan menggigit. (Pergilah), tidak ada diyah (darah) untukmu.'"
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
