Bab Jika Seorang Wanita Mengklaim Seorang Anak
حَدَّثَنَا أَبُو الْيَمَانِ، أَخْبَرَنَا شُعَيْبٌ، قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو الزِّنَادِ، عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ ـ رضى الله عنه ـ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ " كَانَتِ امْرَأَتَانِ مَعَهُمَا ابْنَاهُمَا، جَاءَ الذِّئْبُ فَذَهَبَ بِابْنِ إِحْدَاهُمَا فَقَالَتْ لِصَاحِبَتِهَا إِنَّمَا ذَهَبَ بِابْنِكِ. وَقَالَتِ الأُخْرَى إِنَّمَا ذَهَبَ بِابْنِكِ. فَتَحَاكَمَتَا إِلَى دَاوُدَ ـ عَلَيْهِ السَّلاَمُ ـ فَقَضَى بِهِ لِلْكُبْرَى، فَخَرَجَتَا عَلَى سُلَيْمَانَ بْنِ دَاوُدَ ـ عَلَيْهِمَا السَّلاَمُ ـ فَأَخْبَرَتَاهُ فَقَالَ ائْتُونِي بِالسِّكِّينِ أَشُقُّهُ بَيْنَهُمَا. فَقَالَتِ الصُّغْرَى لاَ تَفْعَلْ يَرْحَمُكَ اللَّهُ. هُوَ ابْنُهَا. فَقَضَى بِهِ لِلصُّغْرَى ". قَالَ أَبُو هُرَيْرَةَ وَاللَّهِ إِنْ سَمِعْتُ بِالسِّكِّينِ قَطُّ إِلاَّ يَوْمَئِذٍ، وَمَا كُنَّا نَقُولُ إِلاَّ الْمُدْيَةَ.
Telah menceritakan kepada kami Abu Al-Yaman, ia memberitahukan kepada kami Syu'aib, ia berkata: Telah menceritakan kepada kami Abu Az-Zinad, dari Abdurrahman, dari Abu Hurairah - semoga Allah meridhoi dia - bahwa Rasulullah ﷺ bersabda: 'Ada dua wanita yang memiliki dua anak mereka. Seekor serigala datang dan mengambil anak salah satu dari mereka. Wanita itu berkata kepada temannya, 'Serigala telah mengambil anakmu.' Wanita yang lainnya berkata, 'Tetapi ia telah mengambil anakmu.' Keduanya mengajukan perkara kepada Daud - semoga Allah memberikan keselamatan kepadanya - dan ia memutuskan untuk memberikan anak itu kepada wanita yang lebih tua. Kemudian keduanya pergi kepada Sulaiman bin Daud - semoga Allah memberikan keselamatan kepada mereka - dan memberitahukan kepadanya. Sulaiman berkata, 'Berikan aku sebuah pisau agar aku dapat membelah anak itu menjadi dua bagian dan memberikan setengahnya kepada masing-masing dari kalian.' Wanita yang lebih muda berkata, 'Jangan lakukan itu; semoga Allah memberkati kamu! Dia adalah anaknya.' Maka ia memutuskan untuk memberikan anak itu kepada wanita yang lebih muda.' Abu Hurairah menambahkan: Demi Allah! Aku tidak pernah mendengar kata 'Sakkin' sebagai arti pisau, kecuali pada hari itu, karena kami biasa menyebutnya 'Mudya'.
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
