Bab Kaffarat Sebelum dan Sesudah Melanggar Sumpah
Shahih
haddatsani muhammadu ibnu abdi allahi, haddatsana utsmanu ibnu umara ibni farisin, akhbarana abnu awnin, ani alhasani, an abdi arrahmani ibni samuraha, qala qala rasulu allahi " la tasali alimaraha, fainnaka in uthitaha an ghayri masalahin uinta alayha, wain uthitaha an masalahin wukilta ilayha, waidza halafta ala yaminin faraayta ghayraha khayran minha, fati adzi huwa khayrun, wakaffir an yaminika ". tabaahu asyhalu ani abni awnin. watabaahu yunusu wasimaku ibnu athiyyaha wasimaku ibnu harbin wahumaydun waqatadahu wamanshurun wahisyamun waarrabiu.
Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Abdullah, telah menceritakan kepada kami Utsman bin Umar bin Faris, telah mengabarkan kepada kami Ibn Aun, dari Al-Hassan, dari Abdur-Rahman bin Samurah, ia berkata: Rasulullah ﷺ bersabda: "Janganlah kamu meminta jabatan, karena jika kamu diberi jabatan tanpa meminta, maka Allah akan membantumu; tetapi jika kamu diberi jabatan karena meminta, maka kamu akan dimintai pertanggungjawaban atasnya (yaitu Allah tidak akan membantumu). Dan jika kamu bersumpah untuk melakukan sesuatu, lalu kamu menemukan yang lain lebih baik darinya, maka lakukanlah yang lebih baik itu dan kafarahlah atas sumpahmu." Diikuti oleh Asyhal dari Ibn Aun. Dan diikuti oleh Yunus dan Simak bin Atiyah dan Simak bin Harb dan Humayd dan Qatadah dan Mansur dan Hisham dan Ar-Rabi'.