Bab 'Dan Sesungguhnya Perkara Allah Telah Ditentukan'
Shahih
haddatsana abdanu, an abi hamzaha, ani alamasyi, an sadi ibni ubaydaha, an abi abdi arrahmani assulamiyyi, an aliyyin rdh allah nh qala kunna julusan maa annabiyyi wamaahu udun yankutu fi alardhi waqala " ma minkum min ahadin ila qad kutiba maqaduhu mina annari aw mina aljannahi ". faqala rajulun mina alqawmi ala nattakilu ya rasula allahi qala " la amalu fakullun muyassarun " tsumma qaraa faamma man atha wattaqa alayaha.
Dari Ali, dia berkata: "Kami sedang duduk bersama Nabi ﷺ yang memiliki sebatang tongkat yang digunakannya untuk menggaruk tanah, lalu beliau menundukkan kepalanya dan berkata, 'Tidak ada seorang pun di antara kalian melainkan telah ditentukan tempatnya, baik di Neraka atau di Surga.' Kemudian seorang lelaki dari orang-orang itu berkata, 'Apakah kita tidak boleh bersandar pada ini, wahai Rasulullah?' Nabi ﷺ menjawab, 'Tidak, tetapi teruslah beramal, karena setiap orang dimudahkan untuk melakukan amal yang sesuai dengan takdirnya.'" Kemudian Nabi ﷺ membaca ayat: 'Adapun orang yang memberi (dalam sedekah) dan bertakwa...'