Bab Takut kepada Allah
Shahih
haddatsana musa, haddatsana mutamirun, samitu abi, haddatsana qatadahu, an uqbaha ibni abdi alghafiri, an abi saidin rdh allah nh ani annabiyyi "dzakara rajulan fiman kana salafa aw qablakum atahu allahu malan wawaladan yani athahu qala falamma hudhira qala libanihi aa abin kuntu qalu khayra abin. qala fainnahu lam yabtair inda allahi khayran fassaraha qatadahu lam yaddakhir wain yaqdam ala allahi yuaddzibhu fanzhuru, faidza muttu faahriquni, hatta idza shirtu fahman fashaquni aw qala fashakuni tsumma idza kana rihun ashifun faadzruni fiha. faakhadza mawatsiqahum ala dzalika warabbi fafaalu faqala allahu kun. faidza rajulun qaimun, tsumma qala a abdi ma hamalaka ala ma faalta qala makhafatuka aw faraqun minka fama talafahu an rahimahu allahu ". fahaddatstu aba utsmana faqala samitu salmana ghayra annahu zada faadzruni fi albahri. aw kama haddatsa. waqala muadzun haddatsana syubahu, an qatadaha, samitu uqbaha, samitu aba saidin, ani annabiyyi.
Diriwayatkan dari Abu Sa'id: Rasulullah ﷺ menyebutkan seorang laki-laki dari generasi sebelumnya yang Allah berikan harta dan anak. Rasulullah ﷺ berkata, "Ketika waktu kematiannya mendekat, dia bertanya kepada anak-anaknya, 'Jenis ayah seperti apa aku bagi kalian?' Mereka menjawab: 'Kau adalah ayah yang baik.' Dia berkata, 'Tetapi dia (yakni ayah kalian) tidak menyimpan amal baik di sisi Allah (untuk akhirat): jika dia menghadapi Allah, Allah akan menghukumnya. Jadi dengarkan, (Wahai anak-anakku), ketika aku mati, bakar tubuhku sampai aku menjadi arang dan kemudian gilinglah menjadi bubuk, dan ketika ada angin kencang, lemparkan aku (abuku) ke dalamnya.' Maka dia mengambil janji yang kuat dari anak-anaknya (untuk mengikuti instruksinya). Dan demi Allah, mereka (anak-anaknya) melakukannya sesuai (memenuhi janji mereka). Kemudian Allah berfirman, "Jadilah!" dan tiba-tiba! Laki-laki itu berdiri di sana! Allah kemudian berkata, "Wahai hamba-Ku! Apa yang membuatmu melakukan apa yang kamu lakukan?" Laki-laki itu berkata, "Takut kepada-Mu." Maka Allah mengampuninya.