Bab Bagaimana Kehidupan Nabi dan Para Sahabatnya, dan Lepasnya Mereka dari Dunia
حَدَّثَنِي عُثْمَانُ، حَدَّثَنَا جَرِيرٌ، عَنْ مَنْصُورٍ، عَنْ إِبْرَاهِيمَ، عَنِ الأَسْوَدِ، عَنْ عَائِشَةَ، قَالَتْ مَا شَبِعَ آلُ مُحَمَّدٍ صلى الله عليه وسلم مُنْذُ قَدِمَ الْمَدِينَةَ مِنْ طَعَامِ بُرٍّ ثَلاَثَ لَيَالٍ تِبَاعًا حَتَّى قُبِضَ.
Telah mengabarkan kepada kami Utsman, telah mengabarkan kepada kami Jarir, dari Mansur, dari Ibrahim, dari Al-Aswad, dari Aisyah, ia berkata: "Keluarga Muhammad tidak pernah makan hingga kenyang dari roti gandum selama tiga malam berturut-turut sejak mereka datang ke Madinah hingga wafatnya Nabi."
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
