Shahih Al-Bukhari · Kitab Raqaq · No. 6421

Bab Barangsiapa yang Mencapai Usia Enam Puluh Tahun, Maka Allah Telah Memberi Maaf Kepadanya dalam Hal Umur

Shahih

حَدَّثَنَا مُسْلِمُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ، حَدَّثَنَا هِشَامٌ، حَدَّثَنَا قَتَادَةُ، عَنْ أَنَسٍ ـ رضى الله عنه ـ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ " يَكْبَرُ ابْنُ آدَمَ وَيَكْبَرُ مَعَهُ اثْنَانِ حُبُّ الْمَالِ، وَطُولُ الْعُمُرِ ". رَوَاهُ شُعْبَةُ عَنْ قَتَادَةَ.

haddatsana muslimu ibnu ibrahima, haddatsana hisyamun, haddatsana qatadahu, an anasin rdh allah nh qala qala rasulu allahi " yakbaru abnu adama wayakbaru maahu atsnani hubbu almali, wathulu alumuri ". rawahu syubahu an qatadaha.

Diriwayatkan dari Anas bin Malik: Rasulullah ﷺ bersabda, "Anak Adam (yaitu manusia) menjadi tua dan dua (keinginan) juga menjadi tua bersamanya, yaitu cinta akan kekayaan dan (keinginan untuk) hidup lama."

Penjelasan