Shahih Al-Bukhari · Kitab Izin · No. 6274

Bab Siapa yang Bersandar di Depan Temannya

Shahih

حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ، حَدَّثَنَا بِشْرٌ، مِثْلَهُ، وَكَانَ مُتَّكِئًا فَجَلَسَ فَقَالَ " أَلاَ وَقَوْلُ الزُّورِ ". فَمَا زَالَ يُكَرِّرُهَا حَتَّى قُلْنَا لَيْتَهُ سَكَتَ.

haddatsana musaddadun, haddatsana bisyrun, mitslahu, wakana muttakian fajalasa faqala " ala waqawlu azzuri ". fama zala yukarriruha hatta qulna laytahu sakata.

Diriwayatkan oleh Bishr: seperti di atas (No. 290) menambahkan: Nabi ﷺ sedang bersandar (berbaring) dan kemudian ia duduk sambil berkata, "Dan saya peringatkan kalian agar tidak memberikan pernyataan palsu." Dan ia terus mengulang peringatan itu sehingga kami berkata, "Seandainya ia berhenti."

Penjelasan