Bab Apa yang Dikatakan Seorang Pria, 'Celakalah Engkau'
حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ إِسْمَاعِيلَ، حَدَّثَنَا وُهَيْبٌ، عَنْ خَالِدٍ، عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي بَكْرَةَ، عَنْ أَبِيهِ، قَالَ أَثْنَى رَجُلٌ عَلَى رَجُلٍ عِنْدَ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم فَقَالَ " وَيْلَكَ قَطَعْتَ عُنُقَ أَخِيكَ ـ ثَلاَثًا ـ مَنْ كَانَ مِنْكُمْ مَادِحًا لاَ مَحَالَةَ فَلْيَقُلْ أَحْسِبُ فُلاَنًا ـ وَاللَّهُ حَسِيبُهُ ـ وَلاَ أُزَكِّي عَلَى اللَّهِ أَحَدًا. إِنْ كَانَ يَعْلَمُ ".
Dari Abu Bakrah, seorang pria memuji pria lain di depan Nabi. Nabi ﷺ berkata tiga kali, "Celakalah engkau! Engkau telah memotong leher saudaramu!" Nabi ﷺ menambahkan, "Jika ada di antara kalian yang tidak bisa menghindar untuk memuji seseorang, maka hendaknya dia berkata, 'Saya mengira bahwa si fulan (adalah si fulan), dan Allah adalah yang akan menghisabnya (karena Dia mengetahui kenyataannya) dan tidak ada yang bisa mensucikan siapapun di hadapan Allah (kecuali jika dia benar-benar mengetahui tentang orang tersebut)."
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
