Shahih Al-Bukhari · Kitab Adab · No. 6159

Bab Apa yang Dikatakan Seorang Pria "Wahai"

Shahih

حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ إِسْمَاعِيلَ، حَدَّثَنَا هَمَّامٌ، عَنْ قَتَادَةَ، عَنْ أَنَسٍ ـ رضى الله عنه أَنَّ النَّبِيَّ ﷺ رَأَى رَجُلاً يَسُوقُ بَدَنَةً فَقَالَ " ارْكَبْهَا ". قَالَ إِنَّهَا بَدَنَةٌ. قَالَ " ارْكَبْهَا ". قَالَ إِنَّهَا بَدَنَةٌ. قَالَ " ارْكَبْهَا وَيْلَكَ ".

haddatsana musa ibnu ismaila, haddatsana hammamun, an qatadaha, an anasin rdh allah nh anna annabiyya raa rajulan yasuqu badanahan faqala " arkabha ". qala innaha badanahun. qala " arkabha ". qala innaha badanahun. qala " arkabha waylaka ".

Diriwayatkan dari Anas: Nabi ﷺ melihat seorang pria yang mengendalikan Badana (unta untuk kurban) dan berkata (kepadanya). "Naiklah di atasnya." Pria itu berkata, "Itu adalah Badana." Nabi ﷺ berkata, "Naiklah di atasnya." Pria itu berkata, "Itu adalah Badana." Nabi ﷺ berkata, "Naiklah di atasnya, celaka bagimu!"

Penjelasan