Bab Akhlak yang Baik, Dermawan, dan Apa yang Diharamkan dari Kikir
حَدَّثَنَا عَمْرُو بْنُ عَوْنٍ، حَدَّثَنَا حَمَّادٌ ـ هُوَ ابْنُ زَيْدٍ ـ عَنْ ثَابِتٍ، عَنْ أَنَسٍ، قَالَ كَانَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم أَحْسَنَ النَّاسِ وَأَجْوَدَ النَّاسِ وَأَشْجَعَ النَّاسِ، وَلَقَدْ فَزِعَ أَهْلُ الْمَدِينَةِ ذَاتَ لَيْلَةٍ فَانْطَلَقَ النَّاسُ قِبَلَ الصَّوْتِ، فَاسْتَقْبَلَهُمُ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم قَدْ سَبَقَ النَّاسَ إِلَى الصَّوْتِ وَهْوَ يَقُولُ " لَنْ تُرَاعُوا، لَنْ تُرَاعُوا ". وَهْوَ عَلَى فَرَسٍ لأَبِي طَلْحَةَ عُرْىٍ مَا عَلَيْهِ سَرْجٌ، فِي عُنُقِهِ سَيْفٌ فَقَالَ " لَقَدْ وَجَدْتُهُ بَحْرًا ". أَوْ " إِنَّهُ لَبَحْرٌ ".
Telah menceritakan kepada kami Amru bin Aun, telah mengabarkan kepada kami Hammad -yaitu Ibn Zaid- dari Thabit, dari Anas, ia berkata: "Nabi ﷺ adalah sebaik-baik manusia, paling dermawan, dan paling berani. Suatu malam, penduduk Madinah merasa takut (karena suara). Maka orang-orang pergi ke arah suara itu, tetapi Nabi ﷺ telah pergi ke arah suara itu sebelum mereka, dan beliau menemui mereka sambil berkata: 'Jangan takut, jangan takut.' (Pada saat itu) beliau menunggang kuda milik Abu Talhah yang tidak bersaddle, dan di lehernya terdapat pedang. Nabi ﷺ berkata: 'Aku menemukannya seperti lautan, atau, sesungguhnya itu adalah lautan.'"
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
