Bab Rahmat Anak dan Mencium serta Memeluknya

HR. Al-Bukhari no. 5998Shahih

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يُوسُفَ، حَدَّثَنَا سُفْيَانُ، عَنْ هِشَامٍ، عَنْ عُرْوَةَ، عَنْ عَائِشَةَ ـ رضى الله عنها ـ قَالَتْ جَاءَ أَعْرَابِيٌّ إِلَى النَّبِيِّ ﷺ فَقَالَ تُقَبِّلُونَ الصِّبْيَانَ فَمَا نُقَبِّلُهُمْ. فَقَالَ النَّبِيُّ ﷺ " أَوَ أَمْلِكُ لَكَ أَنْ نَزَعَ اللَّهُ مِنْ قَلْبِكَ الرَّحْمَةَ ".

Cara baca (latin)

haddatsana muhammadu ibnu yusufa, haddatsana sufyanu, an hisyamin, an urwaha, an aisyaha rdh allah nh qalat jaa arabiyyun ila annabiyyi faqala tuqabbiluna asshibyana fama nuqabbiluhum. faqala annabiyyu " awa amliku laka an nazaa allahu min qalbika arrahmaha ".

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Yusuf, ia berkata: Telah mengabarkan kepada kami Sufyan, dari Hisham, dari Urwah, dari Aisyah -semoga Allah meridhainya- berkata: Seorang Badui datang kepada Nabi ﷺ dan berkata, "Apakah kalian mencium anak-anak? Kami tidak mencium mereka." Nabi ﷺ bersabda, "Apakah aku dapat menguasai hatimu setelah Allah mencabut rasa kasih sayang darinya?"