Bab Siapa yang Meninggalkan Anak Lain Hingga Ia Bermain atau Menciumnya atau Menggoda
Shahih
haddatsana hibbanu, akhbarana abdu allahi, an khalidi ibni saidin, an abihi, an ummi khalidin ibinti khalidi ibni saidin, qalat ataytu rasula allahi maa abi waalaa qamishun ashfaru, qala rasulu allahi " sanah sanah ". qala abdu allahi waha bialhabasyiyyahi hasanahun. qalat fadzahabtu alabu bikhatami annubuwwahi, fazajarani abi. qala rasulu allahi " daha ". tsumma qala rasulu allahi " abli waakhliqi, tsumma abli waakhliqi, tsumma abli waakhliqi ". qala abdu allahi fabaqiyat hatta dzakara. yani min baqaiha.
Dari Um Khalid binti Khalid bin Said: Dia berkata, "Aku datang kepada Rasulullah ﷺ bersama ayahku dan aku mengenakan baju kuning. Rasulullah ﷺ berkata, 'Sanah Sanah!' (Abdullah, sub-perawi berkata, 'Itu berarti, 'Bagus, bagus!' dalam bahasa Ethiopia.) Um Khalid menambahkan, 'Kemudian aku mulai bermain dengan segel kenabian. Ayahku menegurku. Tetapi Rasulullah ﷺ berkata (kepada ayahku), 'Biarkan dia,' kemudian Rasulullah ﷺ berkata kepadaku, 'Semoga engkau hidup lama sehingga pakaianmu menjadi usang, dan engkau akan memperbaikinya berkali-kali, dan kemudian mengenakan yang lain hingga menjadi usang (yakni semoga Allah memperpanjang umurmu).' (Sub-perawi, Abdullah berkata, 'Pakaian yang ia kenakan tetap dapat digunakan untuk waktu yang lama.').