Bab Sunnah Qurban
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ، حَدَّثَنَا غُنْدَرٌ، حَدَّثَنَا شُعْبَةُ، عَنْ زُبَيْدٍ الإِيَامِيِّ، عَنِ الشَّعْبِيِّ، عَنِ الْبَرَاءِ ـ رضى الله عنه ـ قَالَ قَالَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم " إِنَّ أَوَّلَ مَا نَبْدَأُ بِهِ فِي يَوْمِنَا هَذَا أَنْ نُصَلِّيَ ثُمَّ نَرْجِعَ فَنَنْحَرَ، مَنْ فَعَلَهُ فَقَدْ أَصَابَ سُنَّتَنَا، وَمَنْ ذَبَحَ قَبْلُ فَإِنَّمَا هُوَ لَحْمٌ قَدَّمَهُ لأَهْلِهِ، لَيْسَ مِنَ النُّسُكِ فِي شَىْءٍ ". فَقَامَ أَبُو بُرْدَةَ بْنُ نِيَارٍ وَقَدْ ذَبَحَ فَقَالَ إِنَّ عِنْدِي جَذَعَةً. فَقَالَ " اذْبَحْهَا وَلَنْ تَجْزِيَ عَنْ أَحَدٍ بَعْدَكَ ". قَالَ مُطَرِّفٌ عَنْ عَامِرٍ عَنِ الْبَرَاءِ قَالَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم " مَنْ ذَبَحَ بَعْدَ الصَّلاَةِ تَمَّ نُسُكُهُ، وَأَصَابَ سُنَّةَ الْمُسْلِمِينَ ".
Al-Bara' berkata: Nabi صلى الله عليه وسلم bersabda (pada hari Idul Adha), "Hal pertama yang akan kita lakukan pada hari ini adalah shalat, kemudian kembali untuk menyembelih qurban. Siapa yang melakukannya, maka dia telah mengikuti sunnah kami, dan siapa yang menyembelih sebelum shalat, maka yang dia lakukan hanyalah daging yang dia sajikan untuk keluarganya, dan itu tidak dianggap sebagai nusuk (qurban)." (Setelah mendengar itu) Abu Burda bin Niyar berdiri, karena dia telah menyembelih qurban sebelum shalat, dan berkata, "Saya memiliki domba jantan berumur enam bulan." Nabi صلى الله عليه وسلم berkata, 'Sembelihlah itu (sebagai qurban) tetapi tidak akan mencukupi untuk orang lain (sebagai qurban setelahmu). Al-Bara' menambahkan: Nabi صلى الله عليه وسلم berkata, "Siapa yang menyembelih (qurban) setelah shalat, maka dia telah menyembelih pada waktu yang tepat dan mengikuti tradisi kaum Muslimin."
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
