Bab Seorang Pria Menyediakan Makanan untuk Saudaranya
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يُوسُفَ، حَدَّثَنَا سُفْيَانُ، عَنِ الأَعْمَشِ، عَنْ أَبِي وَائِلٍ، عَنْ أَبِي مَسْعُودٍ الأَنْصَارِيِّ، قَالَ كَانَ مِنَ الأَنْصَارِ رَجُلٌ يُقَالُ لَهُ أَبُو شُعَيْبٍ، وَكَانَ لَهُ غُلاَمٌ لَحَّامٌ فَقَالَ اصْنَعْ لِي طَعَامًا أَدْعُو رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم خَامِسَ خَمْسَةٍ، فَدَعَا رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم خَامِسَ خَمْسَةٍ، فَتَبِعَهُمْ رَجُلٌ فَقَالَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم " إِنَّكَ دَعَوْتَنَا خَامِسَ خَمْسَةٍ وَهَذَا رَجُلٌ قَدْ تَبِعَنَا، فَإِنْ شِئْتَ أَذِنْتَ لَهُ، وَإِنْ شِئْتَ تَرَكْتَهُ ". قَالَ بَلْ أَذِنْتُ لَهُ. قَالَ مُحَمَّدُ بْنُ يُوسُفَ سَمِعْتُ مُحَمَّدَ بْنَ إِسْمَاعِيْلَ يَقُولُ إِذَا كَانَ الْقَوْمُ عَلَى الْمَائِدَةِ لَيْسَ لَهُمْ أَنْ يُنَاوِلُوا مِنْ مَائِدَةٍ إِلَى مَائِدَةٍ أُخْرَى وَلَكِنْ يُنَاوِلُ بَعْضُهُمْ بَعْضًا فِي تِلْكَ الْمَائِدَةِ أَوْ يَدَعُ
Ada seorang pria bernama Abu Shu'aib, dan dia memiliki seorang budak yang seorang tukang daging. Dia berkata (kepada budaknya), "Siapkan makanan untukku agar aku dapat mengundang Rasulullah ﷺ bersama empat orang lainnya." Maka dia mengundang Rasulullah ﷺ dan empat orang lainnya, tetapi seorang pria lain mengikuti mereka, lalu Nabi ﷺ berkata, "Engkau telah mengundang kami sebagai lima tamu, tetapi sekarang ada seorang pria lain yang mengikuti kami. Jika engkau mau, engkau bisa mengizinkannya, dan jika engkau mau, engkau bisa menolaknya." Maka tuan rumah berkata, "Tetapi aku mengizinkannya." Diriwayatkan oleh Muhammad bin Isma'il: Jika para tamu duduk di meja makan, mereka tidak berhak membawa makanan dari meja lain ke meja mereka, tetapi mereka bisa saling memberikan makanan dari meja mereka sendiri; jika tidak, mereka harus meninggalkannya.
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
