Bab Jika Seorang Suami Tidak Memberi Nafkah, Maka Istri Boleh Mengambil Tanpa Pengetahuan Suami Apa yang Cukup untuknya dan Anaknya dengan Cara yang Baik
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى، حَدَّثَنَا يَحْيَى، عَنْ هِشَامٍ، قَالَ أَخْبَرَنِي أَبِي، عَنْ عَائِشَةَ، أَنَّ هِنْدَ بِنْتَ عُتْبَةَ، قَالَتْ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ أَبَا سُفْيَانَ رَجُلٌ شَحِيحٌ، وَلَيْسَ يُعْطِينِي مَا يَكْفِينِي وَوَلَدِي، إِلاَّ مَا أَخَذْتُ مِنْهُ وَهْوَ لاَ يَعْلَمُ فَقَالَ " خُذِي مَا يَكْفِيكِ وَوَلَدَكِ بِالْمَعْرُوفِ ".
Diriwayatkan dari Aisyah: Hind binti 'Utbah berkata, "Wahai Rasulullah! Abu Sufyan adalah seorang yang kikir dan tidak memberikan apa yang cukup untukku dan anak-anakku. Bolehkah aku mengambil dari hartanya tanpa sepengetahuannya?" Nabi (ﷺ) bersabda, "Ambillah apa yang cukup untukmu dan anak-anakmu, dan jumlahnya haruslah wajar dan baik."
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
